Pusat Informasi Batik

Klik—>PasarBatikPekalongan.Com

Pembatik Tulis Mulai Punah

Posted by admin2 on February 24, 2012 in Artikel with No Comments


Sungguh ironi ragam batik di indonesia sudah diakui sebagai warisan asli budaya nusantara namun lain halnya di madiun bagian selatan tepatnya di desa sewulan dan sekitarnya.

Sewulan merupakan daerah perdikan dari kerajaan mataram budaya membatik saat ini sudah nyaris punah ditelan oleh modernisasi tehnologi dimana harga batik Printing dan cap lebih murah dan harga batik tulis lebih mahal. Di karenakan dari hal pengerjaan batik tulis lebih lama dan lebih rumit di banding kan batik printing.

Seiring perkembangan jaman saat ini tinggal 5 orang yang berprofesi menjdi pembatik itupun hanya sebagai sambilan usai melakukan kegiatan rutinitas rumah tangga dan usia pembatik inipun sudan tua sedang generasi penerus ogah ogahan karena proses pewarnaan ( WEDEL ) atau pencelupan harus dibawa ke bekonang sukoharjo jateng atau solo. Dahulu di ponorogo ada, namun pengusaha wedel tsb meninggal dan diwariskan ke anaknya dan malah diboyong ke jOGJA usaha wedel tersebut praktis dari tahun 1989 sampai dengan  sekarang . Proses pewarnaan harus ke Surakarta.

Sebenarnya motif batik trdisional madiun selatan sama dengan di solo maupun jogja, antara lain jenis jenis batik tersebut adalah semen romo, parang rusak, sidomukti, parang barong, bledag dan lain-lain . Hanya ada satu motif kembang jeruk dengan pewarnaan colet (VIOLET) lebih tegas dan Merupakan ciri khas batikasli madiun . sampai saat ini campurtangan pemerintah untuk melestarikan batik madiun kurang maksimal. Oleh karena itu hendak nya pemerintah harus lebih memperdulikan batik asal madiun agar tidak punah dan tidak di klaim oleh negara lain.(fir.07)

Incoming search terms:

Mengenal Asal Usul Kain Batik

Posted by admin2 on January 11, 2012 in Artikel with No Comments


Batik, biasanya sering dikenal dengan motif, pakaian, teksture, dll. Sejarah batik, batik itu awal mulanya brasal dari bahasa Jawa “amba” yang mempunyai arti menulis dan menitik. Arti kata itu juga berasal dari cara pembuatannya yang motif ataupun coraknya dibuat menggunakan sebuah alat yang bernama canting atau bisa juga di buat motifnya dengan menggunakan cap dari tembaga yang sebelumnya tembaga itu sudah di gambar sebelum dicetak. Setelah itu pencelupan kain dengan menggunakan bahan-bahan perintang warna Motif Batik pada Baju Batik “malam” (lilin) yang diletakkan di atas kain, sehingga menahan masuknya bahan pewarna lain.

Read the rest of this entry »

Incoming search terms: