Pusat Informasi Batik

Klik—>PasarBatikPekalongan.Com

Batik Pernikahan

Posted by admin2 on February 29, 2012 in Artikel with No Comments


Hari batik yang dirayakan setiap 2 Oktober menjadi salah satu tonggak sejarah penting dalam memperoleh pengakuan terhadap warisan budaya Indonesia. Pencanangan hari batik tidak bisa lepas dari pengakuan resmi dunia melalui United Nations Educational, Scientific, and Culture Organization (UNESCO).

Dalam pernyataan yang dilansir unesco.org, Batik dinobatkan sebagai warisan budaya milik Indonesia. dan saat inilah saatnya indonesia mengatakan kepada Malaysia “Hai Malaysia, kini akuilah bahwa Batik adalah milik Indonesia”

Batik di Indonesia memiliki karakteristik unik dari warna dan corak yang ditampilkan. Ragam corak yang dibuat bukan saja mengandung makna seni, namun juga melambangkan filosofi yang pemakai. Toko Batik Margaria di Jogjakarta membeberkan filosofi dan mengaitkan dengan tradisi Jawa.

Untuk pengantin di pada upacara pernikahan, penggunaan batik Sido Mukti sangat disarankan. Filosofi Sido berarti terus-menerus, Mukti berarti kecukupan dan penuh kebahagiaan. Diharapkan pengantin yang memakai batik ini kelak akan bahagia dan sejahtera

Sementara untuk orang tua pengantin dalam upacara pernikahan, disarankan menggunakan batik motif truntum.  Truntum berarti menuntun. Diharapkan si pemakai / orang tua mempelai mampu memberikan petunjuk dan contoh kepada putra putrinya untuk memasuki kehidupan baru berumah tangga yang penuh lika-liku.

Uraian lain tentang keharmonisan rumah tangga juga diwujudkan dengan penggunaan motif Sido Mulyo Semen. Sido berarti terus menerus , sedangkan Mulyo berarti kecukupan dan kemakmuran. Diharapkan barang siapa yang memakai batik ini diberikan kecukupan dan kemakmuran.(fir.20)

Incoming search terms:

Tips Merawat Blus Batik Berbahan Sutera

Posted by admin2 on January 22, 2012 in Artikel with No Comments


Untuk sekarang ini, batik berbahan sutera sangat jarang kita temukan di sebuah acara-acara formal maupun non formal, karena batik berbahan sutera ini memang tidak susah didapat, tetapi yang masih menjadi kendala adalah masalah harganya yang masih tinggi.
ada sebagian orang yang memakai batik berbahan dasar sutera ini dengan flagiatnya saja/tiruan, karena harganya yang masih terbilang tinggi. Tetapi ada juga yang memakai batik sutera original bukan kw. Mereka kebanyakan adalah istri-istri menteri, dan istri para pejabat negara terutama di Indonesia.

Jadi tidak heran lagi kalau kita hanya melihat sebagian orang yang menggunakan batik berbahan sutera ini di acara yang tergolong formal saja. Karena para pecinta batik yang mempunyai batik berbahan sutera ini pun hanya menggunakan batik berbahan sutera ini pada acara tersebut karena mereka menyadari tentang akibat kalau sembarangan menggunakan batik berbahan sutera tersebut ditempat-tempat yang tidak semestinya.

karena dalam merawat sebuah batik itu terutama batik yang asli, haruslah paham dengan prinsip merawat batik, yaitu batik itu jangan sampai terkena noda atau debu.
Jadi kalau para pecinta batik, terutama yang mempunyai batik berbahan sutera yang harganya tergolong mahal tersebut tidak paham dengan prinsip yang sedikit tapi pasti itu, yah alhasil lah batik kalian pun akan tergerus oleh usianya dengan waktu yang singkat. Sayang kan kalau kita mempunyai sebuah batik yang berbahan sutera asli, tetapi tidak mengerti cara merawatnya.

Saran saya, bagi para pecinta batik khususnya yang mempunyai batik yang berbahan sutera. Janganlah ceroboh dalam menggunakan batik berbahan sutera Anda kalau akhirnya merugikan diri Anda sendiri, ingatlah prinsip merawat batik tadi karena dalam merawat sebuah batik itu kuncinya adalah dari diri kita masing-masing, makin rajin kita merawat sebuah batik itu maka akan makin awet juga batik tersebut dalam waktu yang lama. sebaliknya kalau kita tidak rajin dalam merawat sebuah batik itu, maka akan cepat rusak juga batik tersebut di tangan kita.
terima kasih.

(rdo11)

Incoming search terms:

Tips Merawat Tas Berbahan Batik Agar Tetap Awet

Posted by admin2 on January 21, 2012 in Artikel with No Comments


Pada sekarang ini, tidak hanya baju atau sepan yang berbahan batik saja yang menjadi trendi nya para desainer di Indonesia. Melainkan pada sekarang ini, dilahirkannya juga Tas yang terbuat dari bahan yang berbahan batik. Karena desain, motif, dan coraknya yang unik ini, maka Tas yang berbahan batik ini kadang harganya juga dapat dipatok dengan harga yang fantastis.

Bukan tidak mungkin kalau para pecinta batik harus rela merogoh koceknya yang cukup dalam untuk mendapatkan Tas yang berdesain unik tersebut. Maka Tas batik tersebut jangankan untuk merusaknya, memakinya pun terkadang jarang kalau hanya dipakai pada acara yang semi formal. Biasanya untuk tas yang dibanderol dengan harga yang cukup fantastis tersebut para pecinta batik khususnya yang mempunyai Tas batik tersebut hanya menggunkan Tas itu dalam acara-acara tertentu saja, bahkan ada yang hanya menyimpannya di rumah, karena dengan alasan tas berharga mahal juga harus diperlakukan dengan benar.

Nah, kalau kita mempunyai Tas batik yang harganya juga fantastis, maka akan secara adilkan kalau kita memperlakukannya/merawatnya dengan ekstra hati-hati pula. Merawat Tas batik dengan benar akan menjaga agar Tas batik kesayangan Anda itu akan selalu kelihatan bagus kalau dipakai dan juga akan awet dalam perawatan.

Untuk itu, kalau kita mempunyai Tas batik cantik yang merharga mahal, haruslah juga kita menjaganya agar tas kesayangan Anda itu tidak tampak seperti tas yang berkesan murahan. Dalam merawat tas batik tersebut tersebut, diperlukan juga perlakuan yang khusus dari Tas-Tas yang lain. Karena mengapa ?, karena sifat kain batik yang butuh perawatan khususlah agar warna pada Tas kain batik tetap bagus, tidak pudar ataupun tidak mudah sobek. Untuk diingatkan saja, bahwa kain batik itu harus dihindari dari ancaman yang namanya noda dan debu.

Kalau menyimpan tas batik yang dasarnya terbuat dari kain ini, maka Anda harus menyimpannya dengan rapi ketika tidak digunakan seperti tas-tas yang lainnya. Anda harus perhatikan bahwa pada saat menyimpannya menggunakan kain flanel, atau juga bisa dengan plastik untuk melindungi agar bahan dan warna tas tersebut tidak rusak atau pudar. Dalam penyimpananya juga jangan lupa untuk mengisi mengisi tas tersebut degan kertas yang bersih ataupun juga plastik untuk menjaga agar bentuk tas tersebuat tidak berubah ketika disimpan.

(rdo09)

Incoming search terms:

10 Cara Merawat Kain Batik

Posted by admin2 on January 10, 2012 in Artikel with No Comments


Universal adalah sebuah misi yang diganyang oleh pemerintah indonesia kita dalam memperkenalkan salah satu motif pakaian yang sudah dikenal dari dulu dengan sebutan Batik. Batik atau benda-benda yang bermotif batik yang memang berasal dari indonesia sekarang sedang tren. Di dalam negeri ataupun diluar negeri. Maka dari itu, untuk apa kita mempunyai sebuah produksi pakaian yang mendunia dan elegant, tapi kita sendiri tidak bisa dalam merawatnya.

Read the rest of this entry »

Incoming search terms: