Pusat Informasi Batik

Klik—>PasarBatikPekalongan.Com

Tips Merawat Tas Berbahan Batik Agar Tetap Awet

Posted by admin2 on January 21, 2012 in Artikel with No Comments


Pada sekarang ini, tidak hanya baju atau sepan yang berbahan batik saja yang menjadi trendi nya para desainer di Indonesia. Melainkan pada sekarang ini, dilahirkannya juga Tas yang terbuat dari bahan yang berbahan batik. Karena desain, motif, dan coraknya yang unik ini, maka Tas yang berbahan batik ini kadang harganya juga dapat dipatok dengan harga yang fantastis.

Bukan tidak mungkin kalau para pecinta batik harus rela merogoh koceknya yang cukup dalam untuk mendapatkan Tas yang berdesain unik tersebut. Maka Tas batik tersebut jangankan untuk merusaknya, memakinya pun terkadang jarang kalau hanya dipakai pada acara yang semi formal. Biasanya untuk tas yang dibanderol dengan harga yang cukup fantastis tersebut para pecinta batik khususnya yang mempunyai Tas batik tersebut hanya menggunkan Tas itu dalam acara-acara tertentu saja, bahkan ada yang hanya menyimpannya di rumah, karena dengan alasan tas berharga mahal juga harus diperlakukan dengan benar.

Nah, kalau kita mempunyai Tas batik yang harganya juga fantastis, maka akan secara adilkan kalau kita memperlakukannya/merawatnya dengan ekstra hati-hati pula. Merawat Tas batik dengan benar akan menjaga agar Tas batik kesayangan Anda itu akan selalu kelihatan bagus kalau dipakai dan juga akan awet dalam perawatan.

Untuk itu, kalau kita mempunyai Tas batik cantik yang merharga mahal, haruslah juga kita menjaganya agar tas kesayangan Anda itu tidak tampak seperti tas yang berkesan murahan. Dalam merawat tas batik tersebut tersebut, diperlukan juga perlakuan yang khusus dari Tas-Tas yang lain. Karena mengapa ?, karena sifat kain batik yang butuh perawatan khususlah agar warna pada Tas kain batik tetap bagus, tidak pudar ataupun tidak mudah sobek. Untuk diingatkan saja, bahwa kain batik itu harus dihindari dari ancaman yang namanya noda dan debu.

Kalau menyimpan tas batik yang dasarnya terbuat dari kain ini, maka Anda harus menyimpannya dengan rapi ketika tidak digunakan seperti tas-tas yang lainnya. Anda harus perhatikan bahwa pada saat menyimpannya menggunakan kain flanel, atau juga bisa dengan plastik untuk melindungi agar bahan dan warna tas tersebut tidak rusak atau pudar. Dalam penyimpananya juga jangan lupa untuk mengisi mengisi tas tersebut degan kertas yang bersih ataupun juga plastik untuk menjaga agar bentuk tas tersebuat tidak berubah ketika disimpan.

(rdo09)

Incoming search terms:

Perawatan yang Khusus Pada Tas Berbahan Batik

Posted by admin2 on January 21, 2012 in Artikel with No Comments



Tas berbahan batik adalah salah satu tas yang tergolong unik di negara Indonesia ini, karena motif dan coraknya lah yang dapat membedakan tas berbahan batik lebih unik dari tas yang berbahan katun atau kulit, Tas berbahan batik juga hampir sama dengan pakaian yang berbahan batik, karena sama-sama mempunyai dasar kain yang serupa. Tetapi ada sedikit saja perbedaan dalam merawat tas batik yang unik ini. Untuk perbedaanya dapat dibedakan dari 2 jenis, yaitu :
1. Tas batik yang ditempel/dijahit ke dasar kulit ataupun juga vyni ada juga tas batik untuk Laptop yan berukuran 14″. Untuk perawatannya yang pertama adalah dengan menggunakan prinsip : jangan sampai batik terkena noda dan debu. Jadi sedapat mungkinlah Anda hindarkannya dari noda & debu tadi. Tetapi jika sudah terlanjur terkena noda, yah,, maka cara mencucinya bukan dengan menyiram atau merendam-nya kedalam air, karena dipastikan kalau tas itu sudah kering akan membuat batiknya berkerut-kerut, sehingga dapat mengurangi keindahannya.
Maka, cukup Anda basahi saja yang terkena noda & debu tadi, lalu usap perlahan dengan kain kasar yang sudah dicelupkan dengan sabun pencuci kain batik lain ataupun kalau memang tidak ada, cukup dengan memakai shampo rambut dengan melarutkannya dahulu kedalam air.

2. Loose bag yang notabene sebagian besar material kain batiknya ditempel ataupun dijahit pada kain pelapis yang tipis. Cara mencucinya juga hampir sama dengan kain batik biasa. Agar tas batik Anda terlihat lebih awet lagi, maka setelah tas batik Anda dicuci maka janganlah langsung menjemurnya di bawah sinar matahari. Karena sinar matahari juga bisa mengurangi kilauan warna pada tas batik Anda. Maka jemurlah tas batik Anda di tempat yang teduh atau cukup hanya diangin-anginkan saja hingga kering.
Setelah selesai proses penjemuran dan selanjutnya diteruskan dengan proses penyetrikaan, maka hindarilah menyetrika tas kain batik secara langsung. Karena jika tas batik tampak sangat kusut, maka semprotkan saja sedikit air di atas tas kain batik tersebut lalu Anda letakkan sehelai alas kain di atasnya, baru tas batik tersebut boleh diseterika. Panas yang berlebihan juga sangat berpengaruh pada warna kain batik, jadi jangan menunggu setrikaan terlalu panas.
Untuk itu sekedar saran saja, agar tas batik kita tetap terlihat menarik dan awet, maka berhati-hatilah kalau kita ingin mengharumkann kain batik tersebut dengan menyemprotkan salah satu wewangian atau parfum pada batik kita. Apalagi kain batik yang berbahan sutera yang terkenal sensitif dengan bahan kimia. Karena dapat menyebabkan kain batik Anda menjadi rusak dan kainnya pun mudah sobek.

(rdo08)

Incoming search terms: